( JANGAN DI TIRU !!!)
Ini kisahku, Saat aku masih di indonesia, saat itu betul-betul buruk untukku, di saat kebanyakan remaja dalam masa bersenang-senang dan menikmati kehidupan layaknya seorang remaja pada umumnya.
setelah ujian nasional(peperiksaan akhir stpm) telah berakhir, kebanyakan kawan-kawanku menikmati masa libur(cuti)nya dengan bersenang-senang(berseronok) dengan kawan yang lain, tetapi aku hanya duduk diam di rumah, padahal setiap kawan ku mengajakku keluar bermain, berjalan-jalan dan sebagainya...
pada suatu masa aku bertanya kepada ibuku, yang tengah termenung, ibu... aku memanggilnya...
iya nak, ada apa ?... ibuku bertanya.
kamu kenapa tidak keluar rumah ? ini kan liburan ?... ibuku bertanya lagi.
tidak punya uang bu... aku menjawab.
ayah sudah kirim (UANG) ? aku bertanya kepada ibuku.
belum nak. jawab ibuku.
aku pun termenung" kenapa ayah belum kirim ? tak biasanya seperti ini...
tiba-tiba ayah ku menelpon ibuku, dan bercakap lama ...
ternyata projek ayahku berkurang dan pendapatan ayahku juga berkurang...
jadi agak lambat kirim.
lama ku tunggu smpai masa liburanku mulai habis, uang simpanan ibuku sudah mulai menipis, ibuku pun cakap kalau perekonomian keluarga kita sedang JATUH jadi kamu harus hemat(jimat) ya... ibuku berucap.
aku masih ingat waktu itu tahun 1998-2000 mungkin perekonomian MALAYSIA sedang jatuh.
dengan dampak yang ada sangat berpengaruh dengan ekonomi keluarga ku. sehingga ayahku menjual tanah di kampung dan kembali berusaha membuat bisnes kecil-kecilan dengan JATUH BANGUN.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar